Bhineka Forum

Cari Apa Saja Disini

Bingung pengen bikin topic?? cari aja info yang kamu inginkan di www.freemon.co.cc akan banyak info, pedia dan software gratisan

Login

Lupa password?

User Yang Sedang Online

Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada


User online terbanyak adalah 29 pada Tue Jan 04, 2011 10:42 am

Latest topics

» ll ~ REGOINAL JAKARTA ~ll
Sun Mar 23, 2014 6:22 pm by marshallone

» Download link
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» cara download youtube
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» Jalan-jalan yuk ke objek wisata Curug Cimahi.
Sun Mar 23, 2014 6:11 pm by marshallone

» Peraturan Forum
Sun Mar 23, 2014 6:10 pm by marshallone

» kumpulan foto2 polwan cantik
Sun Mar 23, 2014 6:08 pm by marshallone

» guru tolol murid goblok
Fri Mar 21, 2014 2:30 pm by marshallone

» Kendaraan Di Surga
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

» Serahkan Semua ini Pada yang Di Atas
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

Top posters

kitakita (134)
 
masbek 313 (101)
 
ubanz (96)
 
CurutBotak (89)
 
Bang Jack (84)
 
kiki98 (64)
 
waattaa (54)
 
Admin (45)
 
thecrimz (40)
 
anthra (22)
 

    ~ Sad Story ~

    Share

    Bang Jack
    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 84
    Points : 131
    Reputation : 2
    Join date : 04.01.11
    Age : 30
    Lokasi : Pekanbaru

    ~ Sad Story ~

    Post by Bang Jack on Tue Jan 04, 2011 10:55 pm

    sad story wrote:
    Ibuku hanya memiliki satu mata.
    Aku membencinya… dia sungguh membuatku menjadi sangat memalukan.

    Dia bekerja memasak buat para murid dan guru di sekolah… untuk menopang keluarga.
    Ini terjadi pada suatu ketika aku duduk di sekolah dasar dan ibuku datang. Aku sungguh dipermalukan. Bagaimana bisa ia tega melakukan ini padaku? Aku membuang muka dan berlari meninggalkannya saat bertemu dengannya.

    Keesokan harinya di sekolah…

    “Ibumu bermata satu?!?!?…. eeeee ejek seorang teman.
    Akupun berharap ibuku segera lenyap dari muka bumi ini.

    Jadi kemudian aku katakan pada ibuku, “Ma… kenapa engkau hanya memiliki satu mata?! Kalau engkau hanya ingin aku menjadi bahan ejekan orang-orang , kenapa engkau tidak segera mati saja?!!!?

    Ibuku diam tak bereaksi.

    Aku merasa tidak enak, namun disaat yang sama, aku rasa aku harus mengatakan apa yang ingin aku katakan selama ini… Mungkin ini karena ibuku tidak pernah menghukumku, akan tetapi aku tidak berfikir kalau aku telah sangat melukai perasaannya.

    Malam itu…

    Aku terjaga dan bangun menuju ke dapur untuk mengambil segelas air minum.
    Ibuku sedang menangis disana terisak-isak, mungkin karena khawatir akan membangunkanku. Sesaat kutatap ia, dan kemudian pergi meninggalkannya.


    Setelah aku mengatakan perasaanku sebelumnya padanya, aku merasa tidak enak dan tertekan. Walau demikian, aku benci ibuku yang menangis dengan satu mata. Jadi aku bertekad untuk menjadi dewasa dan menjadi orang sukses .


    Kemudian aku tekun belajar. Aku tinggalkan ibuku dan melanjutkan studiku ke Singapore.

    Kemudian aku menikah. Aku membeli rumahku dengan jerih payahku. Kemudian, akupun mendapatkan anak-anak, juga.


    Sekarang aku tinggal dengan bahagia sebagai seorang yang sukses. Aku menyukai tempat tinggal ini karena tempat ini dapat membantuku melupakan ibuku.

    Kebahagiaan ini bertambah besar dan besar, ketika…


    Apa ?! Siapa ini?!


    Ini adalah ibuku… Masih dengan mata satunya. Aku merasa seolah-olah langit runtuh menimpaku. Bahkan anak-anakku lari ketakutan melihat ibuku yang bermata satu.


    Aku bertanya padanya, “Siapa kamu?!. Aku tidak mengenalmu!!!? kukatakan seolah-olah itu benar. Aku memakinya, “Berani sekali kamu datang ke rumahku dan menakut-nakuti anak-anakku! KELUAR DARI SINI!! SEKARANG JUGA!!!?.


    Ibuku hanya menjawab, “Oh, maafkan aku. Aku mungkin salah alamat.? Kemudian ia berlalu dan hilang dari pandanganku.


    Oh syukurlah… Dia tidak mengenaliku. Aku agak lega. Kukatakan pada diriku kalau aku tidak akan khawatir, atau akan memikirkannya lagi. Dan akupun menjadi merasa lebih lega…


    Suatu hari, sebuah undangan menghadiri reuni sekolah dikirim ke alamat rumahku di Singapore. Jadi, aku berbohong pada istriku bahwa aku akan melakukan perjalanan dinas. Setelah menghadiri reuni sekolah, aku mengunjungi sebuah gubuk tua, dulu merupakan rumahku… Hanya sekedar ingin tahu saja.


    Di sana , aku mendapati ibuku terjatuh di tanah yang dingin. Tapi aku tidak melihatnya ia mengeluarkan air mata. Ia memegang selembar surat ditangannya… Sebuah surat untukku.


    “Anakku…
    Aku rasa hidupku cukup sudah kini…
    Dan… aku tidak akan pergi ke Singapore lagi…
    Tapi apakah ini terlalu berlebihan bila aku mengharapkan engkau yang datang mengunjungiku sekali-kali? Aku sungguh sangat merindukanmu…

    Dan aku sangat gembira ketika kudengar bahwa engkau datang pada reuni sekolah . Tapi aku memutuskan untuk tidak pergi ke sekolahan. Demi engkau …

    Dan aku sangat menyesal karna aku hanya memiliki satu mata, dan aku telah sangat memalukan dirimu.

    Kau tahu, ketika engkau masih kecil, engkau mengalami sebuah kecelakaan, dan kehilangan salah satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak bisa tinggal diam melihat engkau akan tumbuh besar dengan hanya memiliki satu mata. Jadi kuberikan salah satu mataku untukmu…

    Aku sangat bangga akan dirimu yang telah dapat melihat sebuah dunia yang baru untukku, di tempatku, dengan mata tersebut. Aku tidak pernah merasa marah dengan apa yang kau pernah kau lakukan… Beberapa kali engkau memarahiku…


    Aku berkata pada diriku, ‘Ini karena ia mencintaiku …’


    Pesan (di atas) ini sungguh memiliki sebuah arti yang sangat mendalam dan dikirim untuk mengingatkan banyak orang bahwa kebaikan yang telah mereka nikmati selama ini adalah berkat seseorang, entah secara langsung maupun tidak langsung.
    Renungkan sesaat dan lihatlah dirimu!.

    Berterima kasihlah akan apa yang kamu miliki saat ini dibandingkan dengan jutaan orang yang tidak memiliki kehidupan seperti yang engkau peroleh saat ini !


    doa ibu wrote:






    kitakita
    Moderator Musik
    Moderator Musik

    Jumlah posting : 134
    Points : 198
    Reputation : 5
    Join date : 04.01.11
    Age : 26
    Lokasi : pekanbaru

    Re: ~ Sad Story ~

    Post by kitakita on Tue Jan 04, 2011 10:57 pm

    sedih gan....??

    Tamu
    Tamu

    Re: ~ Sad Story ~

    Post by Tamu on Tue Jan 04, 2011 11:10 pm

    :cry: :bounce: :star: :albino:
    ibu ku gak ada mata glomod..................maksud nya gak ada mata pencaharian(udah uzur)

    kitakita
    Moderator Musik
    Moderator Musik

    Jumlah posting : 134
    Points : 198
    Reputation : 5
    Join date : 04.01.11
    Age : 26
    Lokasi : pekanbaru

    Re: ~ Sad Story ~

    Post by kitakita on Tue Jan 04, 2011 11:23 pm

    bho-bhon stj wrote::cry: :bounce: :star: :albino:
    ibu ku gak ada mata glomod..................maksud nya gak ada mata pencaharian(udah uzur)




    hahahahahah


    salam afro afro afro afro afro afro afro

    CurutBotak
    Moderator Humor
    Moderator Humor

    Jumlah posting : 89
    Points : 157
    Reputation : 4
    Join date : 04.01.11
    Age : 23
    Lokasi : Bandung

    Re: ~ Sad Story ~

    Post by CurutBotak on Wed Jan 05, 2011 9:13 pm

    sedih sob ceritanya Suram 2

    waattaa
    Limited Member
    Limited Member

    Jumlah posting : 54
    Points : 66
    Reputation : 0
    Join date : 06.01.11
    Lokasi : di hatimu

    Re: ~ Sad Story ~

    Post by waattaa on Thu Jan 06, 2011 11:35 am

    sedih ceritanya Sad

    lala
    Limited Member
    Limited Member

    Jumlah posting : 11
    Points : 13
    Reputation : 0
    Join date : 05.01.11

    Re: ~ Sad Story ~

    Post by lala on Fri Jan 07, 2011 6:01 pm

    panjang amat...

    Bang Jack
    Admin
    Admin

    Jumlah posting : 84
    Points : 131
    Reputation : 2
    Join date : 04.01.11
    Age : 30
    Lokasi : Pekanbaru

    Re: ~ Sad Story ~

    Post by Bang Jack on Sun Jan 16, 2011 12:54 am

    ~~~~~~~~

    Sponsored content

    Re: ~ Sad Story ~

    Post by Sponsored content Today at 3:12 pm


      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 3:12 pm