Bhineka Forum

Cari Apa Saja Disini

Bingung pengen bikin topic?? cari aja info yang kamu inginkan di www.freemon.co.cc akan banyak info, pedia dan software gratisan

Login

Lupa password?

User Yang Sedang Online

Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada


User online terbanyak adalah 29 pada Tue Jan 04, 2011 10:42 am

Latest topics

» ll ~ REGOINAL JAKARTA ~ll
Sun Mar 23, 2014 6:22 pm by marshallone

» Download link
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» cara download youtube
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» Jalan-jalan yuk ke objek wisata Curug Cimahi.
Sun Mar 23, 2014 6:11 pm by marshallone

» Peraturan Forum
Sun Mar 23, 2014 6:10 pm by marshallone

» kumpulan foto2 polwan cantik
Sun Mar 23, 2014 6:08 pm by marshallone

» guru tolol murid goblok
Fri Mar 21, 2014 2:30 pm by marshallone

» Kendaraan Di Surga
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

» Serahkan Semua ini Pada yang Di Atas
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

Top posters

kitakita (134)
 
masbek 313 (101)
 
ubanz (96)
 
CurutBotak (89)
 
Bang Jack (84)
 
kiki98 (64)
 
waattaa (54)
 
Admin (45)
 
thecrimz (40)
 
anthra (22)
 

    Harga Minyak Indonesia Tembus US$91 per Barel

    Share

    Tamu
    Tamu

    Harga Minyak Indonesia Tembus US$91 per Barel

    Post by Tamu on Tue Jan 04, 2011 10:34 pm


    Stasiun Pengisian (Vivanews/Nurcholis Anhari Lubis)

    VIVAnews - PT Pertamina (Persero) siap
    menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi kepada masyarakat jika
    pemerintah sebagai pengambil
    keputusan memberikan perintah kepada perseroan.
    Selama ini, Pertamina memproduksi premium dan solar nonsubsidi untuk disalurkan kepada industri.

    "Penyaluran premium nonsubsidi tergantung pemegang kebijakan (pemerintah). Kalau mereka minta seperti itu, ya kami siap," kata VP Corporate Communication Pertamina, Mochamad Harun di Jakarta, Selasa 4 Januari 2011.

    Menurut
    Harun, Pertamina saat ini juga memproduksi premium dan solar nonsubsidi
    kepada industri. Sedangkan mengenai harga premium dan solar
    berbeda sedikit dengan BBM nonsubsidi jenis Pertamax. "Beda-beda dikit, beda lima ratus rupiah dengan Pertamax," ujarnya.

    Sementara
    itu, meningkatnya harga minyak dunia dalam 26 bulan terakhir ini
    membuat harga Pertamax melambung hingga Rp7.500 per liter. Hal ini
    membuat beberapa pengamat energi mengusulkan, daripada membatasi BBM
    bersubsidi lebih baik menaikkan harga BBM secara bertahap hingga
    mencapai nilai keekonomisan. (hs)

    Spoiler:



    sumber: VIVAnews

    kitakita
    Moderator Musik
    Moderator Musik

    Jumlah posting : 134
    Points : 198
    Reputation : 5
    Join date : 04.01.11
    Age : 26
    Lokasi : pekanbaru

    Re: Harga Minyak Indonesia Tembus US$91 per Barel

    Post by kitakita on Wed Jan 05, 2011 12:01 am

    yang benar gan..


    salam afro

      Waktu sekarang Tue Dec 06, 2016 3:12 pm