Bhineka Forum

Cari Apa Saja Disini

Bingung pengen bikin topic?? cari aja info yang kamu inginkan di www.freemon.co.cc akan banyak info, pedia dan software gratisan

Login

Lupa password?

User Yang Sedang Online

Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada


User online terbanyak adalah 29 pada Tue Jan 04, 2011 10:42 am

Latest topics

» ll ~ REGOINAL JAKARTA ~ll
Sun Mar 23, 2014 6:22 pm by marshallone

» Download link
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» cara download youtube
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» Jalan-jalan yuk ke objek wisata Curug Cimahi.
Sun Mar 23, 2014 6:11 pm by marshallone

» Peraturan Forum
Sun Mar 23, 2014 6:10 pm by marshallone

» kumpulan foto2 polwan cantik
Sun Mar 23, 2014 6:08 pm by marshallone

» guru tolol murid goblok
Fri Mar 21, 2014 2:30 pm by marshallone

» Kendaraan Di Surga
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

» Serahkan Semua ini Pada yang Di Atas
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

Top posters

kitakita (134)
 
masbek 313 (101)
 
ubanz (96)
 
CurutBotak (89)
 
Bang Jack (84)
 
kiki98 (64)
 
waattaa (54)
 
Admin (45)
 
thecrimz (40)
 
anthra (22)
 

    Tiket KA Ekonomi Naik 62 Persen

    Share

    ubanz
    Limited Member
    Limited Member

    Jumlah posting : 96
    Points : 194
    Reputation : 0
    Join date : 04.01.11

    Tiket KA Ekonomi Naik 62 Persen

    Post by ubanz on Fri Jan 07, 2011 11:50 am

    JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) menaikkan tarif KA ekonomi hingga 62 persen untuk 83 jenis KA reguler. Kenaikan hingga Rp 8.500 per penumpang itu mulai berlaku pada Sabtu (8/1/2011) besok. Kereta rel listrik (KRL) AC ekonomi Serpong-Tanah Abang naik Rp 1.500, dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.000.

    Pemberlakuan tarif baru KA ekonomi itu diumumkan Kamis dalam jumpa pers di Kantor Pusat PT KAI di Bandung, Jawa Barat. "Sejak 2002 tarif KA ekonomi tidak pernah naik, sementara dari sisi biaya operasi terus meningkat. Pemerintah kemudian mengizinkan kenaikan tarif KA ekonomi," kata Vice President Pemasaran Angkutan Penumpang PT KAI Husein Nuroni.

    Dasar kenaikan itu adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 35/2010 tertanggal 23 Juni 2010, yang perubahannya dilakukan melalui Peraturan Menhub No KM 48/2010 tertanggal 4 Agustus 2010, tentang Tarif Angkutan Orang dengan KA Kelas Ekonomi.

    Kenaikan tarif terbagi dalam lima jenis KA. Pertama, KA jarak jauh sebanyak 11 KA dengan kenaikan Rp 4.000-Rp 8.500 (16 persen). Kedua, KA jarak menengah sebanyak 9 KA dengan kenaikan Rp 1.000-Rp 5.500 (17 persen). Ketiga, KA jarak dekat sebayak 30 KA dengan kenaikan tarif Rp 500-Rp 2.000 (45 persen). Keempat, kereta rel diesel (KRD) sebanyak 10 KA dengan kenaikan Rp 500-Rp 1.500 (34 persen). Terakhir, KRL sebanyak 23 KA dengan kenaikan Rp 500-Rp 2.000 (62 persen).

    Kenaikan tarif KA, misalnya, berlaku pada KA ekonomi Kertajaya jurusan Jakarta Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi, dari Rp 43.500 menjadi Rp 52.000. Menurut Husein, idealnya tarif KA ini adalah Rp 77.500, sesuai dengan ongkos operasi Rp 100 per kilometer.

    Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi I Jakarta Mateta Rijalulhaq mengatakan, kenaikan tarif itu wajar. "Sekitar sembiIan tahun lalu, saat harga BBM beberapa kali meningkat, kami tidak menaikkan tarif. Maka, kalau sekarang tarif naik, saya nilai tidak terlalu memberatkan," ujarnya.

    Rencana kenaikan tarif KRL dan KRD kelas ekonomi sempat digulirkan pada Juni dan Oktober 2010. Namun, rencana itu batal.

    "Kami juga menurunkan tarif pada 2008 dan 2009. Jadi, meski naik, tarif yang akan berlaku pada 8 Januari 2011 itu mirip tarif pada 2008," paparnya.

    Agus Sutardiman, Kepala Stasiun KA Bogor, mengaku belum mendapat informasi seputar kenaikan tarif KRL Jakarta-Bogor. Tarif KRL ekonomi Jakarta-Bogor Rp 2.000, AC ekonomi Rp 5.500, dan Pakuan Ekspres Rp 11.000.

    Layanan buruk

    Sejumlah penumpang KRL mengaku kecewa. Mereka tidak setuju dengan kenaikan tarif itu karena tak sesuai dengan pelayanan yang selama ini mereka rasakan. "Saya tidak setuju karena jadwal tidak pernah tepat waktu. Gerbong KRL selalu penuh sesak, AC sering mati," kata Retno Mutiarin, pegawai swasta yang ditemui di Stasiun KA Palmerah, Jakarta Pusat.

    Lusi, warga Ciputat, Kota Tangerang Selatan, mengusulkan agar ada penambahan gerbong karena semakin banyak warga yang menggunakan jasa KRL.

    "Sebaiknya arah Kota-Tanah Abang-Serpong dan sebaliknya setiap 15 menit ada KRL," katanya.

    Hal senada disampaikan Yani Lestari, yang juga meminta pelayanan ditingkatkan. "Terutama kerusakan sinyal diminimalisasi serendah mungkin. Terus terang saya sangat terbantu dengan hadirnya KRL," ucap Yani Lestari, warga BSD, Serpong. (get/ito)

    masbek 313
    Moderator Computer
    Moderator Computer

    Jumlah posting : 101
    Points : 142
    Reputation : 3
    Join date : 06.01.11

    Re: Tiket KA Ekonomi Naik 62 Persen

    Post by masbek 313 on Fri Jan 07, 2011 6:42 pm

    wah gila ......ntar gua jadi jarang naek kereta dong Ngupil

    ubanz
    Limited Member
    Limited Member

    Jumlah posting : 96
    Points : 194
    Reputation : 0
    Join date : 04.01.11

    Re: Tiket KA Ekonomi Naik 62 Persen

    Post by ubanz on Fri Jan 07, 2011 7:39 pm

    udah bensin naik...tarif2 pada naik...harga2 pada naik...

    gimana nih pemerintah...baru awal tahun 2011, rakyat semakin menangis...

    rifkyharisya
    Limited Member
    Limited Member

    Jumlah posting : 12
    Points : 18
    Reputation : 0
    Join date : 06.01.11

    Re: Tiket KA Ekonomi Naik 62 Persen

    Post by rifkyharisya on Wed Jan 12, 2011 8:07 pm

    wih jadi naik? tapi kenyamanan bertambah apa engga? Mata Belo

    Sponsored content

    Re: Tiket KA Ekonomi Naik 62 Persen

    Post by Sponsored content Today at 5:44 pm


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 5:44 pm