Bhineka Forum

Cari Apa Saja Disini

Bingung pengen bikin topic?? cari aja info yang kamu inginkan di www.freemon.co.cc akan banyak info, pedia dan software gratisan

Login

Lupa password?

User Yang Sedang Online

Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada


User online terbanyak adalah 29 pada Tue Jan 04, 2011 10:42 am

Latest topics

» ll ~ REGOINAL JAKARTA ~ll
Sun Mar 23, 2014 6:22 pm by marshallone

» Download link
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» cara download youtube
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» Jalan-jalan yuk ke objek wisata Curug Cimahi.
Sun Mar 23, 2014 6:11 pm by marshallone

» Peraturan Forum
Sun Mar 23, 2014 6:10 pm by marshallone

» kumpulan foto2 polwan cantik
Sun Mar 23, 2014 6:08 pm by marshallone

» guru tolol murid goblok
Fri Mar 21, 2014 2:30 pm by marshallone

» Kendaraan Di Surga
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

» Serahkan Semua ini Pada yang Di Atas
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

Top posters

kitakita (134)
 
masbek 313 (101)
 
ubanz (96)
 
CurutBotak (89)
 
Bang Jack (84)
 
kiki98 (64)
 
waattaa (54)
 
Admin (45)
 
thecrimz (40)
 
anthra (22)
 

    Lukisan Rp 6 M Milik Bung Hatta Dicuri

    Share

    ubanz
    Limited Member
    Limited Member

    Jumlah posting : 96
    Points : 194
    Reputation : 0
    Join date : 04.01.11

    Lukisan Rp 6 M Milik Bung Hatta Dicuri

    Post by ubanz on Fri Jan 07, 2011 11:11 am

    AKARTA, KOMPAS.com ā€” Lukisan karya Basuki Abdullah milik keluarga Bung Hatta hilang. Lukisan seharga Rp 6 miliar itu diduga dipalsukan oleh orang yang pernah bekerja di rumah peninggalan proklamator kemerdekaan Indonesia itu.

    Lukisan berjudul "Cah Angon & Kebo" (Penggembala dan Kerbau) itu ditempatkan di ruang tamu rumah keluarga Bung Hatta di Jalan Diponegoro 57, Menteng, Jakarta Pusat. Lukisan aslinya sudah hilang, diganti dengan lukisan palsu. Namun, bingkainya masih asli.

    Jadi, si pencuri hanya mengambil kanvas lukisan. Bingkai berukuran 80 cm x 230 cm tetap seperti semula.

    Hilangnya lukisan karya Basuki Abdullah yang asli itu telah dilaporkan anak Bung Hatta, Meutia Hatta Swasono, ke Polsektro Menteng pada 27 Desember 2010. Surat laporan itu bernomor 474/K/Xll/2010/ SEK MT. Namun, hingga kemarin pencurinya belum tertangkap.

    Awalnya, hilangnya lukisan mahal itu diketahui suami Meutia, Sri Edi Swasono. Waktu itu November 2010. Edi datang ke rumah yang kini ditinggali adik Meutia, Halida Hatta, bersama empat pembantu.

    Edi melihat lukisan "Cah Angon & Kebo" agak berbeda dari sebelumnya. "Mata saya agak tajam kalau soal lukisan," kata pria yang dikenal sebagai pakar ekonomi itu kepada wartawan, Kamis (6/1/2011).

    Lukisan yang asli terlihat lebih gelap dan berwarna hitam abu-abu. Lukisan palsu tampak lebih terang dan warnanya didominasi coklat. Keanehan lain yang ditemukan adalah pada gambar lekukan bunga dan ekor dari tiga kerbau. Gambar tanduk kerbau yang dinaiki penggembala, juga kerbau kedua dan ketiga di lukisan palsu, juga terlihat beda dengan lukisan asli.

    "Bahkan saya bisa mengukur jarak buntut kerbau dan gambar bunga yang berbeda dengan lukisan yang asli. Komposisi warna dan posisi obyek lukisan terlihat berbeda. Memang lukisan palsu ini merupakan lukisan ulang oleh seorang pelukis, bukan melalui print digital, sehingga perbedaannya sangat jelas terlihat," tutur Edi.

    Dia menduga lukisan "Cah Angon & Kebo" hilang antara April dan November 2010. "Saat saya datang pada April 2010 dan melihat lukisan itu, masih asli. Tapi, ketika saya datang pada November 2010, lukisan sudah berbeda," ujar Edi.

    Waspada jual beli

    Sebelum melapor ke polisi, Edi mengaku bahwa dirinya sudah berusaha mengumpulkan bukti berupa foto lukisan yang asli. Dia juga meminta bantuan dari dua ahli seni, yaitu Haryono Guritno (ahli keris, lukisan, dan patung) serta Agus Darmawan T. Kedua ahli itu pun memastikan bahwa lukisan yang kini terpasang di dinding dekat lukisan Bung Hatta itu palsu.

    Edi mengaku pihaknya belum mendapat informasi dari penyelidikan polisi. "Tapi, setidaknya dengan diberitakan hilangnya lukisan ini, mudah-mudahan masyarakat mengetahui, seandainya ada jual beli lukisan 'Cah Angon & Kebo' karya Basuki Abdullah, baik di dalam maupun luar negeri, itu adalah lukisan curian," katanya.

    Saat ditanya apakah keluarga mencurigai pembantu sebagai pelaku pencurian lukisan itu, Edi tidak berani menduga-duga. Namun, menurut dia, pembantu rumah tangga di sana memang beberapa kali diganti.

    Tidak mudah

    Terkait dengan hilangnya lukisan itu, Kepala Polsektro Menteng Ajun Komisaris Besar Djuwito Purnomo mengatakan, pihaknya sudah mengidentifikasi tempat lukisan berada. Namun, karena khawatir informasi itu beredar luas dan membuat pelaku kabur, Purnomo belum bisa menyebut satu tempat di Jakarta itu. "Jangan diekspos media dulu. Nanti malah kabur pelakunya," ujarnya.

    Djuwito menerangkan, sebenarnya dalam 10 hari penyelidikan terhadap kasus ini, pihaknya sudah memeriksa beberapa pembantu, termasuk penghuni rumah sendiri. Meutia Hatta pun tidak lepas dari pemeriksaan kepolisian.

    "Kami belum mencurigai siapa-siapa. Yang jelas, pembantunya banyak yang baru di rumah itu," ujarnya.

    Menurut dia, tidak mudah menguak pencurian lukisan dengan modus penggantian kanvas seperti itu. Djuwito menuturkan, kasus serupa beberapa kali terjadi di wilayah Jakarta Timur dan sampai kini belum ada yang terungkap.

    "Dulu kasus serupa dikejar Polrestro Jakarta Timur sampai Jawa Tengah, namun tidak dapat juga," katanya. (get)

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 5:44 pm