Bhineka Forum

Cari Apa Saja Disini

Bingung pengen bikin topic?? cari aja info yang kamu inginkan di www.freemon.co.cc akan banyak info, pedia dan software gratisan

Login

Lupa password?

User Yang Sedang Online

Total 1 user online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 1 Tamu

Tidak ada


User online terbanyak adalah 29 pada Tue Jan 04, 2011 10:42 am

Latest topics

» ll ~ REGOINAL JAKARTA ~ll
Sun Mar 23, 2014 6:22 pm by marshallone

» Download link
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» cara download youtube
Sun Mar 23, 2014 6:20 pm by marshallone

» Jalan-jalan yuk ke objek wisata Curug Cimahi.
Sun Mar 23, 2014 6:11 pm by marshallone

» Peraturan Forum
Sun Mar 23, 2014 6:10 pm by marshallone

» kumpulan foto2 polwan cantik
Sun Mar 23, 2014 6:08 pm by marshallone

» guru tolol murid goblok
Fri Mar 21, 2014 2:30 pm by marshallone

» Kendaraan Di Surga
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

» Serahkan Semua ini Pada yang Di Atas
Fri Mar 21, 2014 2:28 pm by marshallone

Top posters

kitakita (134)
 
masbek 313 (101)
 
ubanz (96)
 
CurutBotak (89)
 
Bang Jack (84)
 
kiki98 (64)
 
waattaa (54)
 
Admin (45)
 
thecrimz (40)
 
anthra (22)
 

    Benarkah Permainan 3D Berbahaya?

    Share

    Tamu
    Tamu

    Benarkah Permainan 3D Berbahaya?

    Post by Tamu on Fri Jan 07, 2011 10:40 am





    KOMPAS.com - Minggu lalu Nintendo mengeluarkan peringatan bahaya kerusakan mata bagi anak-anak yang berusia di bawah enam tahun yang memainkan konsol permainan 3 dimensi.

    Dalam pernyataan resmi di situs webnya, Nintendo memperingatkan pengguna anak-anak yang belum berusia enam tahun dapat mengalami hambatan perkembangan mata setelah menggunakan fungsi 3 dimensi pada produk terbaru Nintendo yang tidak memerlukan kacamata khusus untuk menghasilkan efek tiga dimensi.

    Peringatan ini bukan yang pertama kali karena awal tahun lalu Samsung juga pernah mengeluarkan peringatan serupa yang menggarisbawahi potensi bahaya teknologi 3 dimensi bagi wanita hamil, orang tua, anak-anak, dan orang dengan kondisi medis serius.

    Pada April 2010, Samsung--yang produk tiga dimensinya masih memerlukan kacamata khusus--mengungkapkan bahwa teknologi 3D bisa memicu serangan pada penderita epilepsi atau meyebabkan gangguan penglihatan dan pusing, kram, kejang, dan gerakan tanpa sadar seperti kedutan pada mata atau otot.

    Lalu, benarkah teknologi 3D memang berbahaya?

    Para ahli mata meragukan peringatan tersebut. Gail Stephenson, Kepala Direktorat Ilmu Penglihatan dan Ortoptik Universitas Liverpool mengatakan,"Sampai saat ini belum ada riset maupun bukti ilmiah yang layak yang menunjukkan bahwa teknologi 3D dapat merusak mata anak-anak ataupun orang dewasa".

    Gail menambahkan, pada aktivitas lain yang dilakukan dalam waktu lama seperti menonton tv selama berjam-jam, orang juga akan mengalami gejala yang sama sakit kepala, penglihatan kabur dan disorientasi. "Jadi, saya pikir pesan yang hendak disampaikan dari peringatan itu adalah harus ada waktu untuk mengistirahatkan mata saat menikmati teknologi 3D". Nintendo pun memberi saran serupa kepada pengguna konsol permainan terbarunya untuk mengistirahatkan mata setiap 30 menit. (The Telegraph)

    Sumber : National Geographic Indonesia

      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 5:46 pm